Senin, 07 Maret 2016

acuan pembibitan cabe rawit

Cara pembibitan cabe rawit; awal mula dilakukan penyortiran buah cabe rawit, buah yang kita nantinya dijadikan bibit harus yang benar buah yang matang,bentuk buah standar,warnanya merah mengkilap,serta kelihatan sehat

Fase berkutnya;  ketika buah cabe rawit yang mau disiapkan terlebih dahulu dibiarkan busuk agar biji didalamnya benar - benar matang, lalu diurai dari daging buahnya.biji cabe yang sudah bersih dari ampas daging buah lalu dijemur sekitar 20 menit dibawa trik matahari, sedangkan media yang cocok untuk persemaian adalah cukup kita memampaatkan sampah botol mineral dengan sekan padi yang habis dibakar dilapisan terbawa adalah sekan jagung, ketika media siap didiamkan selama 24 jam sesekali disiram secukupnya agar tanah terjaga kelembabannya."biji yang disemaikan harus yang benar - benar disortir, dalam satu media paling banyak 3 biji, agar ketika terjadi penyerapan bisa lebih luas.biji yang ditaro diatas media harus disemprot anti semut agar tidak terganggu pertumbuhannya selanjutnya dilapisi sekan yang tercampur agar biji yangnantinya tumbuh bisa lebih subur, langkah berikutnya permukaan media ditutup dengan kertas avs agar setelah disiram bisa terseraf kebawa lebih cepat.



Langkah selanjutnya; Ketika biji mulai tumbuh media harus selalu rutin disiram pagi dan sore agar benih yang sudah tumbuh tetap terjaga kelembabannya,benih cukup di semprot dengan alat semprotan medsprey agar benih tidak terlalu basah, dan media yang bibitnya tidak terlalu bagus agar dicabut digantibibit dari media lain ini langkah tepat agar bibit bisa tumbuh bersamaan.benih cabe rawi yang tumbuh dapat pulah disortir yang tidak terlalu bagus dicopot agar pertumbuhan bibit lainnya bisa lebih baik.

Cara pemindahan bibit cabe rawit.
Ketika umur bibit cabe sudah layak untuk dipindahkan atau bibit berumur 3 minggu media yang akan dijadikan media permanen harus lebih dahulu disiapkan dengan tanah yang sudah tercampur dengan pupuk kandang,sekang padi,sekang jagung dilebur sampai rata da kalau perlu dibasahi agar yang sudah siap dibiarkan dulu kosong sampai 4 hari agar humus dalam tanah dapat terbentuk,bibit yang akan dipindahkan harus benar - benar yang bagus agar kelak dipolibek pertumbuhannya tidak lambat, bibit yang akan kita pindahkan harus dicabut pela- pelan agar akarnya tidak rusakrusak, setelah bibit tertanam dipolibek harus langsung disiram agar akarnya langsung menyatu dengan tanah, jadi proses pemindahan bibit cabe rawit cukup sederhana namun butuh kehati - hatian dalam pemindahannya.

Sistem perawatan bibit cabe dimedia permanen.

Sistem perawatannya juga cukup  sederhana hampir sama dengan perawatan bibit yang masih kecil cukup dengan meyemprotkan air ke daun dan medianya, cuman yang membedakan antara tanaman persemaian dengan tanaman yang permanen kita sesekali memperhatikan tanaman jangan sampai di datangi semut at

Tidak ada komentar:

Posting Komentar